BANYUASIN, SAMPANTAO NEWS — Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama memperkuat silaturahmi dan sinergi dengan Pondok Pesantren Rimalul Abyadl Banyuasin dalam upaya mendukung pembinaan generasi muda yang berkarakter, berakhlak, disiplin, dan berprestasi.
Hal tersebut ditandai dengan kunjungan silaturahmi Ketua Sekretaris Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Yudhi Triawan, ke Pondok Pesantren Rimalul Abyadl Banyuasin, Selasa (22/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Yudhi Triawan hadir bersama sejumlah pengurus Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Sumatera Selatan. Selain menjabat sebagai Ketua Sekretaris Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Yudhi juga mengemban amanah sebagai Ketua Bidang Keatletan Pimpinan Pusat Pagar Nusa serta Anggota Bidang Pembinaan Prestasi (BinPres) Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) masa bakti 2026–2030.
Rombongan diterima di kediaman Kiai R. Muh. Ary Sopĭan Al-Qodiri, selaku Pengasuh sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Rimalul Abyadl Banyuasin. Kiai R. Muh. Ary Sopĭan Al-Qodiri juga mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Sumatera Selatan dan Ketua DPD Forum Pondok Pesantren (Forpes) Kabupaten Banyuasin.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan, membangun komunikasi, serta bertukar gagasan mengenai pembinaan generasi muda melalui pendekatan pendidikan pesantren dan pengembangan olahraga pencak silat.
Pagar Nusa sebagai wadah pencak silat di lingkungan Nahdlatul Ulama memiliki perhatian terhadap pengembangan olahraga, pembinaan atlet, sekaligus penanaman nilai kedisiplinan, persaudaraan, akhlakul karimah, serta semangat keislaman dan kebangsaan.
Sementara itu, pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan agama, penguatan akhlak, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta pembinaan kehidupan sosial kemasyarakatan.
Karena itu, sinergi antara Pagar Nusa dan lingkungan pesantren dinilai memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan, khususnya dalam menciptakan kegiatan positif yang dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, baik di bidang keagamaan, pendidikan, olahraga maupun sosial.
Melalui kolaborasi tersebut, pembinaan generasi muda tidak hanya diarahkan pada kemampuan fisik dan pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga pada pembentukan karakter, tanggung jawab, jiwa persaudaraan, serta kepedulian terhadap masyarakat, bangsa, dan negara.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara Pagar Nusa, pesantren, dan Nahdlatul Ulama, khususnya di wilayah Sumatera Selatan dan Kabupaten Banyuasin.
Silaturahmi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi terbangunnya komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan dalam berbagai bidang pembinaan generasi muda.
Dengan sinergi yang terus diperkuat, Pagar Nusa dan pesantren diharapkan dapat bersama-sama menghadirkan ruang pembinaan yang sehat dan konstruktif sehingga lahir generasi muda yang berilmu, berakhlak, disiplin, tangguh, berprestasi, serta memiliki semangat pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.
Semangat tersebut terangkum dalam pesan yang mengiringi kegiatan:
“Silaturahmi memperkuat ukhuwah, sinergi memperluas manfaat, dan kebersamaan melahirkan kekuatan untuk berkhidmat.”[ZIAN]
