-->

Notification

×

Iklan

Iklan

TIDAR Simalungun Dorong Kolaborasi Bersihkan Pusat Kota Perdagangan

| Agustus 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-20T21:57:41Z
PERDAGANGAN, SAMPANTAONEWS.COM — Gerakan menjaga kebersihan lingkungan di pusat Kota Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, mendapat perhatian dari Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Simalungun. Organisasi kepemudaan tersebut mendorong kolaborasi berbagai elemen untuk melakukan aksi pembersihan pasir dan debu yang berserakan di sejumlah titik kawasan pusat kota.

Gagasan aksi bersih tersebut dibahas dalam rapat persiapan yang berlangsung di KEDAN Coffee, Kamis malam (20/8/2026). Pertemuan itu menjadi bagian dari tindak lanjut komunikasi antara TIDAR Simalungun, pemerintah kelurahan, pelaku usaha, komunitas, dan sejumlah pihak terkait.

Sekretaris TIDAR Simalungun sekaligus Pembina Komunitas Perdagangan Runners, Ari Ashari, mengatakan persoalan pasir dan debu di kawasan pusat Kota Perdagangan perlu mendapat perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan.

Menurut Ari, kegiatan tersebut bukan hanya persoalan membersihkan jalan, tetapi juga menjadi momentum membangun kepedulian serta tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.

“Gagasan ini sebelumnya sudah dibicarakan bersama Pak Lurah Asril dan Bang Ahok. Selanjutnya kami menindaklanjuti pembahasan terkait kapan waktu yang tepat untuk melaksanakan pembersihan pasir dan debu tersebut,” ujar Ari.

Ia menjelaskan, rapat tersebut membahas sejumlah hal penting, di antaranya penentuan waktu pelaksanaan, lokasi yang akan dibersihkan, jumlah personel, serta teknis pelaksanaan di lapangan.

Dalam kegiatan itu, TIDAR Simalungun juga mendorong keterlibatan generasi muda melalui komunitas Perdagangan Runners. Keterlibatan anak muda dinilai penting untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Rencana aksi bersih tersebut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Kelurahan Perdagangan I, pengusaha tangkahan pasir, Asosiasi Pengusaha Seluruh Indonesia (APSI), komunitas Perdagangan Runners, serta elemen masyarakat lainnya.

Ari berharap seluruh pihak yang terlibat dapat duduk bersama dan mengambil bagian sesuai peran masing-masing sehingga persoalan pasir dan debu di kawasan pusat kota dapat ditangani secara lebih terkoordinasi.

“Harapannya ini menjadi gerakan bersama. Pemerintah, pengusaha, komunitas dan masyarakat bisa saling mendukung untuk menjaga kebersihan Kota Perdagangan,” katanya.

Aksi pembersihan dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat setelah waktu dan teknis pelaksanaan disepakati bersama.

Bagi TIDAR Simalungun, keterlibatan dalam kegiatan sosial dan lingkungan merupakan salah satu bentuk kontribusi generasi muda untuk daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat menjadi langkah awal membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan Kota Perdagangan.[IR]
×
Berita Terbaru Update