-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Program “UMKM Naik Kelas” Hadir di Perdagangan, Dorong Pelaku Usaha Semakin Berkembang

| September 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-11T12:48:47Z
PERDAGANGAN, SAMPANTAO NEWS — Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin berkembang dan mampu meningkatkan kualitas usahanya terus dilakukan. Salah satunya melalui program “UMKM Naik Kelas” yang digelar di Velocity Muscle, Jalan Veteran Ujung, samping Kantor Camat Bandar, Perdagangan, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ibu Rospita Purba selaku Pembina UMKM Simalungun bersama Ibu Erni Frida Simanjuntak selaku Ketua Perempuan UMKM Marsada. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi secara langsung dengan para pelaku UMKM, sekaligus mendengarkan berbagai kebutuhan, tantangan, serta potensi usaha yang dapat dikembangkan.

Sejumlah pelaku UMKM turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Widya Liska selaku Owner Velocity Muscle, Bengkel Akhai Motor Perdagangan, dua pelaku franchise Lim Kok Tong Perdagangan, Malini Maliq selaku pelaku UMKM Zayan Smoothies, Mama AA selaku pengrajin tangan, Wahyu selaku peternak, Dedew selaku pengrajin tangan dan pelaku usaha homemade, Iman Novic selaku pelaku usaha parfum dengan merek sendiri Manov Parfum, Cholik selaku fotografer dan penyedia jasa drone, serta Iqbal Prasetyo selaku petani buah dan sayur-sayuran.

Selain itu, hadir pula pelaku usaha seperti Warung Diana Mlehoy, Sate Obama, Bakulan Si Ndoro, serta sejumlah pelaku UMKM lainnya.

Mendorong UMKM Lebih Mandiri dan Berdaya Saing

Program “UMKM Naik Kelas” menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai pelaku usaha dengan latar belakang yang beragam. Mulai dari kuliner, jasa, olahraga, kerajinan tangan, peternakan, pertanian, parfum, hingga jasa dokumentasi dan teknologi drone.

Keberagaman tersebut menunjukkan bahwa potensi UMKM di wilayah Perdagangan dan sekitarnya cukup besar. Namun, agar mampu berkembang lebih jauh, para pelaku usaha perlu mendapatkan pendampingan, penguatan kapasitas, peningkatan kualitas produk, pemasaran, branding, serta pemanfaatan teknologi.

Pembina UMKM Simalungun, Ibu Rospita Purba, menyampaikan bahwa program UMKM Naik Kelas diharapkan tidak hanya menjadi pertemuan seremonial, tetapi menjadi langkah nyata dalam membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas dan kemandirian.

Menurutnya, UMKM memiliki peranan penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, para pelaku UMKM perlu terus didorong agar berani berinovasi dan meningkatkan kualitas usaha.

“UMKM harus terus berkembang dan naik kelas. Kita ingin pelaku UMKM tidak berjalan sendiri, tetapi mendapatkan ruang untuk berdiskusi, membangun jaringan, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas pemasaran. Potensi yang ada harus kita dorong agar semakin berkembang dan mampu memberikan dampak bagi ekonomi masyarakat,” ujar Rospita.

Perempuan UMKM Didorong Semakin Produktif

Sementara itu, Ibu Erni Frida Simanjuntak selaku Ketua Perempuan UMKM Marsada menekankan pentingnya peran perempuan dalam pengembangan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, banyak perempuan memiliki kemampuan dan kreativitas dalam menjalankan usaha, baik di bidang kuliner, kerajinan, jasa maupun usaha kreatif lainnya. Potensi tersebut perlu terus dibina sehingga dapat menjadi usaha yang berkelanjutan.

“Kami dari Perempuan UMKM Marsada ingin terus membangun semangat kebersamaan. Para pelaku UMKM, khususnya perempuan, harus berani mengembangkan usahanya, memperkuat produk dan memperluas jaringan. Dengan kebersamaan, kita berharap UMKM bisa benar-benar naik kelas dan semakin mandiri,” ungkap Erni Frida Simanjuntak.

Ia juga berharap pertemuan seperti ini dapat menjadi awal terbentuknya jaringan kerja sama antar-UMKM sehingga masing-masing pelaku usaha dapat saling mendukung dan membuka peluang pasar yang lebih luas.

Pelaku UMKM Sambut Positif Program

Widya Liska, Owner Velocity Muscle, yang menjadi salah satu pelaku UMKM sekaligus tuan rumah kegiatan, menyambut positif adanya program tersebut.

Menurutnya, kehadiran pembina dan organisasi UMKM secara langsung di tengah pelaku usaha memberikan motivasi tersendiri. Para pelaku UMKM dapat saling mengenal, bertukar pengalaman, serta mengetahui peluang pengembangan usaha masing-masing.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini. Bagi pelaku UMKM, kesempatan bertemu dan berdiskusi langsung sangat berarti. Kami bisa saling mengenal usaha masing-masing, bertukar pengalaman dan membangun jaringan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga UMKM di Perdagangan semakin maju,” kata Widya Liska.

Bangun Kolaborasi Antar-Pelaku Usaha

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai potensi usaha lokal yang selama ini tumbuh di tengah masyarakat.

Para pelaku UMKM diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan penjualan, tetapi juga mampu membangun identitas usaha, menjaga kualitas produk dan pelayanan, memanfaatkan media digital, serta menciptakan kolaborasi dengan pelaku usaha lainnya.

Dengan adanya pendampingan dan komunikasi yang berkelanjutan, program “UMKM Naik Kelas” diharapkan mampu menjadi salah satu langkah dalam memperkuat ekosistem UMKM di wilayah Perdagangan dan Kabupaten Simalungun.

Pertemuan yang berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa semangat pelaku UMKM untuk berkembang masih sangat kuat. Kolaborasi antara pembina, organisasi UMKM, dan para pelaku usaha menjadi modal penting untuk mewujudkan UMKM yang lebih mandiri, inovatif, produktif, dan berdaya saing.[JEF]
×
Berita Terbaru Update